Merajut Kembali Ke-Indonesia-an Kita

Maret 19, 2008 at 7:01 pm Tinggalkan komentar


merajut2
Darma Seorang Satria
Sebuah Catatan Pengantar…
Mencermati dinamika kehidupan bangsa dalam dasawarsa terahir maka tampak bahwa kita dihadapkan pada realitas tantangan yang berat. Kompleksitas tantangan tersebut mencakup: (1) menguatnya budaya konsumerisme dan kekerasan; (2) menipisnya kesadaran pruralisme dan semangat kebangsaan; (3) tingginya kemiskinandan pengangguran; dan (4) ketertinggalan dalam membaca dinamika geopolitik yang terjadi di Pasifik Rim.
Karena tantangannya begitu luar biasa, tidak ada pilihan lain bagi bangsa ini kecuali mengkapitalisasi selruh sumber daya yang ada, termasuk di dalamnya modal sosial, guna menghadapi tatangan tersebut. Ironisnya, kondisi Republik sampai saat ini masih dlilit kemiskinan, pengangguran, maslah pendidikan, kesehatan, keamanan, dan kedaulatan wilayah. Ibarat sebuah rumah, dinding-dindingnya berlubang bsar di sana-sini. Siapa pun bisa keluar masuk tak terhalangi.
Untuk mengatasi masalah tersebut, tidak ada pilihan lain bagi kita kecuali merajut kembali kebudayaan, kebangsaan, ekonomi, politik, hukum dan pertahanan-keamanan yang kita miliki. Merajut kembali ke-Indonesia- an kita. Tanpa langkah itu, tidak mungkin masalah bangsa ini bisa diselesaikan. Dengan istilah lain, keinginan untuk menghadapi tantangan tersebut lebh bersifat utopis daripada realistis.
Kita ini – yang sebagian besar sudah disampaikan ke publik dalam kapasitas saya sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta –  dapat meberikan inspirasi bagi generasi muda, calon-calon pemimpin di masa depan. Semoga mereka menjadi pemimpin yan berkarakter kuat dan menjalankan darmanya sebagai seoang kestria dengan cara:
  • Mengabdi untuk KESEJAHTERAAN RAKYAT
  • Tidak berambisi kecuali untuk KESEJAHTERAAN RAKYAT
  • Berani mengatakan yang benar itu benar, yang salah itu salah
  • MEMANUSIAKAN MANUSIA atas dasar KETUHANAN YANG
    MAHA ESA.
Kepada Bapak Jacob Oetama dan seluruh staf PT Kompas-Gramedia serta semua pihak yang telah mendukung sepenuh hati terbitnya buku Merajut Kembali Ke-Indonesia- an Kita ini degan tulus saya mengucpkan terimakasih
Sultan Hamengku Buwono X
———— ——— ———
KDP: 
Duuuh, seandainya Gramedia-Kompas berbaik hati bagi-bagi buku ini yang harga banderolnya 63.000 betapa indahnya linkers heheehehehe. … bar dodolan KT disengeni ya ganti dodolan Ratu…. ah ah ah ah ah…. Gimana Pakdhe? Sedia jadi Panakawan?
Hidup sehat – sejahtera: 
http://wfbc. netfirms. com/; http://www.propbiya ng.net/  
0819-31101719; 0815-74620429; 0813-17259136; 0251-228-0607
merajut1

Entry filed under: Budaya, pendidikan, spiritual. Tags: .

Pidato Wisuda ITB Maret 2005 DIAGRAM TEKSAIN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Menerima

  • 24,721 kunjungan

Klik tertinggi

  • Tak ada

KDP Web Blog

Blog Ki Denggleng. Memuat berbagai tulisan KDP dan Mitra

Pos-pos Terbaru


%d blogger menyukai ini: